📖 Syarat Layanan
Syarat Layanan ini diatur oleh hukum Jepang. Versi bahasa Jepang adalah dokumen yang mengikat secara hukum dan terjemahan ini disediakan hanya untuk tujuan referensi. Jika ada perbedaan, versi bahasa Jepang yang berlaku.
Syarat Layanan ini (selanjutnya disebut "Syarat") menetapkan kondisi penggunaan layanan (selanjutnya disebut "Layanan") yang disediakan oleh operator (selanjutnya disebut "Operator") di situs web ini. Pengguna (selanjutnya disebut "Pengguna") akan menggunakan Layanan sesuai dengan Syarat ini.
Pasal 1 (Penerapan)
- Syarat ini berlaku untuk semua hubungan antara Pengguna dan Operator yang berkaitan dengan penggunaan Layanan.
- Selain Syarat ini, Operator dapat menetapkan berbagai aturan (selanjutnya disebut "Aturan Individual") mengenai penggunaan Layanan. Aturan Individual ini, terlepas dari namanya, akan menjadi bagian dari Syarat ini.
- Jika terjadi konflik antara Syarat ini dan Aturan Individual, Aturan Individual yang berlaku, kecuali ditentukan lain di dalamnya.
Pasal 2 (Tindakan yang Dilarang)
Pengguna tidak boleh melakukan tindakan berikut saat menggunakan Layanan.
- Tindakan yang melanggar undang-undang, peraturan, atau norma kesusilaan umum
- Tindakan yang berkaitan dengan kegiatan kriminal
- Tindakan yang melanggar hak cipta, merek dagang, atau hak kekayaan intelektual lainnya yang terdapat dalam Layanan
- Tindakan yang merusak atau mengganggu fungsi server atau jaringan Operator, Pengguna lain, atau pihak ketiga
- Tindakan yang mengeksploitasi secara komersial informasi yang diperoleh melalui Layanan
- Tindakan yang dapat mengganggu pengoperasian layanan Operator
- Tindakan yang melibatkan akses tidak sah atau upaya untuk mendapatkan akses tidak sah
- Tindakan yang mengumpulkan atau mengakumulasi informasi pribadi tentang Pengguna lain
- Tindakan yang menggunakan Layanan untuk tujuan penipuan
- Tindakan yang menyebabkan kerugian, kerusakan, atau ketidaknyamanan bagi Pengguna lain atau pihak ketiga
- Iklan, promosi, ajakan, atau kegiatan komersial pada Layanan yang tidak diizinkan oleh Operator
- Tindakan yang secara langsung atau tidak langsung menguntungkan kekuatan antisosial sehubungan dengan layanan Operator
- Tindakan lain yang dianggap tidak pantas oleh Operator
Pasal 3 (Penangguhan Layanan)
- Operator dapat menangguhkan atau menginterupsi seluruh atau sebagian Layanan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada Pengguna jika salah satu kondisi berikut berlaku.
- Saat melakukan pemeliharaan atau pembaruan pada sistem yang terkait dengan Layanan
- Ketika server yang digunakan Layanan melakukan pemeliharaan
- Ketika penyediaan Layanan menjadi sulit karena force majeure seperti gempa bumi, petir, kebakaran, pemadaman listrik, atau bencana alam
- Ketika komputer atau saluran komunikasi berhenti karena kecelakaan
- Ketika Operator menentukan bahwa penyediaan Layanan sulit karena alasan lain
- Operator tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diderita Pengguna atau pihak ketiga akibat penangguhan atau interupsi Layanan.
Pasal 4 (Penafian Jaminan dan Tanggung Jawab)
- Operator tidak menjamin, secara tersurat maupun tersirat, bahwa Layanan bebas dari cacat (termasuk cacat yang berkaitan dengan keamanan, keandalan, ketepatan, kelengkapan, validitas, kesesuaian untuk tujuan tertentu, kerentanan keamanan, kesalahan, atau pelanggaran hak).
- Operator tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang diderita Pengguna akibat Layanan. Namun, penafian ini tidak berlaku jika perjanjian antara Operator dan Pengguna merupakan kontrak konsumen berdasarkan Undang-Undang Kontrak Konsumen.
- Bahkan dalam kasus yang tercantum dalam klausul sebelumnya, Operator tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang timbul dari keadaan khusus (termasuk kasus di mana Operator atau Pengguna memperkirakan atau dapat memperkirakan terjadinya kerusakan) yang disebabkan oleh kelalaian Operator (tidak termasuk kelalaian berat) melalui pelanggaran kewajiban atau perbuatan melawan hukum.
- Operator tidak bertanggung jawab atas transaksi, komunikasi, atau perselisihan yang timbul antara Pengguna dan Pengguna lain atau pihak ketiga sehubungan dengan Layanan.
Pasal 5 (Perubahan Konten Layanan)
- Operator dapat mengubah konten Layanan atau menghentikannya tanpa memberi tahu Pengguna, dan tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang diderita Pengguna akibatnya.
Pasal 6 (Perubahan Syarat)
Operator dapat mengubah Syarat ini kapan saja tanpa pemberitahuan kepada Pengguna bila dianggap perlu. Jika Pengguna mulai menggunakan Layanan setelah Syarat diubah, Pengguna tersebut dianggap telah menyetujui Syarat yang direvisi.
Pasal 7 (Penanganan Informasi Pribadi)
Operator akan menangani informasi pribadi yang diperoleh melalui penggunaan Layanan dengan tepat sesuai dengan "Kebijakan Privasi" Operator.
Pasal 8 (Hukum yang Berlaku dan Yurisdiksi)
- Syarat ini diatur dan ditafsirkan sesuai dengan hukum Jepang.
- Jika terjadi perselisihan yang timbul dari Layanan, pengadilan yang memiliki yurisdiksi atas lokasi Operator akan memiliki yurisdiksi eksklusif.